File Storage Capacity by Bits and Bytes

Selasa, Maret 29, 2011 |

File Storage Capacity by Bits and Bytes
bit byte Kilobyte Megabyte Gigabyte
bit 1 8 8,192 8,388,608 8,589,934,592
byte 8 1 1,024 1,048,576 1,073,741,824
Kilobyte 8,192 1,024 1 1,024 1,048,576
Megabyte 8,388,608 1,048,576 1,024 1 1,024
Gigabyte 8,589,934,592 1,073,741,824 1,048,576 1,024 1
Terabyte 8,796,093,022,208 1,099,511,627,776 1,073,741,824 1,048,576 1,024
Petabyte 9,007,199,254,740,992 1,125,899,906,842,624 1,099,511,627,776 1,073,741,824 1,048,576
Exabyte 9,223,372,036,854,775,808 1,152,921,504,606,846,976 1,125,899,906,842,624 1,099,511,627,776 1,073,741,824
Zettabyte 9,444,732,965,739,290,427,392 1,180,591,620,717,411,303,424 1,152,921,504,606,846,976 1,125,899,906,842,624 1,099,511,627,776
     File Storage Capacity by Powers of Two (Base 2)
    bit       byte   Kilobyte Megabyte Gigabyte Terabyte Petabyte Exabyte Zettabyte Yottabyte 
bit 2^0 2^3 2^13 2^23 2^33 2^43 2^53 2^63 2^73 2^83
byte 2^3 2^0 2^10 2^20 2^30 2^40 2^50 2^60 2^70 2^80
Kilobyte 2^13 2^10 2^0 2^10 2^20 2^30 2^40 2^50 2^60 2^70
Megabyte 2^23 2^20 2^10 2^0 2^10 2^20 2^30 2^40 2^50 2^60
Gigabyte 2^33 2^30 2^20 2^10 2^0 2^10 2^20 2^30 2^40 2^50
Terabyte 2^43 2^40 2^30 2^20 2^10 2^0 2^10 2^20 2^30 2^40
Petabyte 2^53 2^50 2^40 2^30 2^20 2^10 2^0 2^10 2^20 2^30
Exabyte 2^63 2^60 2^50 2^40 2^30 2^20 2^10 2^0 2^10 2^20
Zettabyte 2^73 2^70 2^60 2^50 2^40 2^30 2^20 2^10 2^0 2^10
Yottabyte  2^83 2^80 2^70 2^60 2^50 2^40 2^30 2^20 2^10 2^0
New IEC Standard
bit bit 0 or 1
byte B 8 bits
kibibit Kibit 1024 bits
kilobit kbit 1000 bits
kibibyte (binary) KiB 1024 bytes
kilobyte (decimal) kB 1000 bytes
megabit Mbit 1000 kilobits
mebibyte (binary) MiB 1024 kibibytes
megabyte (decimal) MB 1000 kilobytes
gigabit Gbit 1000 megabits
gibibyte (binary) GiB 1024 mebibytes
gigabyte (decimal) GB 1000 megabytes
terabit Tbit 1000 gigabits
tebibyte (binary) TiB 1024 gibibytes
terabyte (decimal) TB 1000 gigabytes
petabit Pbit 1000 terabits
pebibyte (binary) PiB 1024 tebibytes
petabyte (decimal) PB 1000 terabytes
exabit Ebit 1000 petabits
exbibyte (binary) EiB 1024 pebibytes
exabyte (decimal) EB 1000 petabytes
Printer friendly 
nieh asalnya http://www.t1shopper.com/tools/calculate/
asik lohh d situ ada calculator-nya lgsung .. jd g pening2 kita ngitungx hehei
Read More

Pemakaian Netcut di Windows 7

Selasa, Maret 15, 2011 |


Beberapa hari ini ada beberapa email tentang cara penggunaan netcut di windows 7. Karena semua pemakai windows 7 tidak bisa menginstall (memakai) netcut di PC atau laptopnya. Maka untuk menjawab pertanyaannya, saya membuat postingan ini. Kebetulan tadi saya bertemu teman saya di kampus yang laptopnya memakai windows 7. Jadi bisa langsung praktek deh. Hasilnya? Pada bubar tuh para mahasiswa baru yang senang buka Facebook gara – gara koneksi di kampus mendadak terputus dan tidak bisa dipakai lagi. Tentunya saya aktifkan kembali setelah beberapa lama. Sebelum melanjutkan posting ini, tentunya kita harus tahu apa netcut itu. Bagi yang belum tahu apa itu netcut, bisa melihat Bebas Berinternet dengan Netcut dan Antinetcut.

Kenapa netcut tidak bisa di pakai di windows 7? Sebenarnya netcut masih bisa dipakai di windows 7. Tetapi yang tidak compatible dengan windows 7 adalah program Winpcap yang telah terintegrasi di netcut. Jadi dalam suatu penginstalan netcut, windows 7 akan menggagalkan proses instal yang berjalan dikarenakan Winpcap yang tidak compatibel tersebut. Winpcap yang terintegrasi dalam master netcut tersebut adalah Winpcap versi 3. Sedangkan yang dibutuhkan windows 7 adalah winpcap minimal versi 4. Tetapi kita masih bisa menginstal netcut dengan winpcap versi 4 kok. Cuma caranya yang berbeda dari biasanya. Untuk diketahui, netcut ini dikhusukan untuk windows XP dan tentunya bisa dipakai di Windows Vista. Bila Vista kamu tidak bisa menggunakan netcut ini, kamu bisa mengikuti trik yang sama dengan trik pemakaian di windows 7 yang akan saya tunjukkan.

Untuk menginstal Netcut di windows 7 kamu, tentunya kamu harus punya aplikasi (master) netcut untuk di install di laptop atau PC kamu. Kalau masih belum punya netcut, kamu bisa instal di link yang saya berikan dibawah. Setelah kamu download dan extract file RAR nya, kamu ikuti petunjuk dibawah ini :

1. Setelah file siap, klik kanan Netcut (netcut.exe) dan pilih “properties”
2. Form “properties” akan muncul. Cari dan buka tab “Compatibility”
3. Centang Compatibility Mode “Run this program in compatibility mode for” dan pilih Windows XP. Terserah kamu memilih Windows XP (Service Pack 2) atau Windows XP (Service Pack 3).
4. Kemudian klik “OK”
5. Setelah penggantian “Properties” selesai, install netcut yang telah diganti propertiesnya tadi (dengan cara klik 2x netcut.exe atau dengan cara yang lain).
6. Setelah mencapai setengah proses instal Netcut, akan ada pemberitahuan tentang penginstalan Winpcap dan program Winpcap tidak compatibel dan harus memakai Winpcap versi 4.0.
7. Lanjutkan saja proses penginstalan Winpcap dengan klik “Next” dan seterusnya sampai penginstalan Netcut selesai.
8. Setelah Netcut berhasil di instal, buka folder tempat instalan Netcut tadi (bila kamu tidak merubah tempat penginstalan (default), tempat instalan netcut ada di “C:/Program Files/Netcut”).
9. Di folder hasil penginstalan netcut tersebut ada file yang bernama netcut.exe (hasil penginstalan tadi). Klik kanan netcut.exe tersebut dan pilih “Properties”.
10. Form “properties” akan muncul. Cari dan buka tab “Compatibility”
11. Centang Compatibility Mode “Run this program in compatibility mode for” dan pilih Windows XP. Terserah kamu memilih Windows XP (Service Pack 2) atau Windows XP (Service Pack 3).
12. Kemudian klik “OK” (seperti cara penggantian master netcut tadi).
13. Prosesnya belum selesai, jadi jangan buka dulu netcut kamu.
14. Langkah selanjutnya adalah menginstal Winpcap versi 4.
15. Bila belum punya, silahkan menginstalnya di link yang saya berikan dibawah.
16. Kamu bisa langsung menginstal Winpcap versi 4 tanpa merubah “Properties” dulu.
17. Pastikan Winpcap di instal di “C:/Program Files/Winpcap” atau kamu tidak merubah tempat instalan Winpcap karena secara default akan terinstal di “C:/Program Files/Winpcap”.
18. Kamu akan menerima pesan bahwa versi lama Winpcap telah terinstal, apakah akan uninstall versi lama?
19. Pilih saja “Yes” dan proses penginstalan Winpcap akan berjalan. Tunggulah sampai selesai.
20. Beres deh, buka Netcut kamu dan pakailah secara bijaksana.

Di awal pemakaian netcut, kamu biasanya akan mendapati adapter yang kosong. Bila itu terjadi, klik saja “OK” dan form penggunaan netcut akan kosong juga. Tunggulah sebentar sampai muncul nomor IP Server Wireless dan IP kamu di jaringan wireless tersebut. Bukalah kembali “Choice Netcard” dan pilih adapter yang kamu gunakan. Bila langsung muncul nomor IP Server Wireless dan IP kamu di jaringan wireless tersebut, langsung saja pilih adapter wireless bila kamu menggunakan koneksi Wireless (biasanya bernama “Microsoft”). Klik “OK’. Bila masih belum muncul daftar pengguna jaringan wireless, ganti adapter kamu dengan memilihnya di “Choice Netcard” tadi karena kemungkinan kamu salah menggunakan adapter. Selamat berkreasi….!!!!!!

Download Netcut

Download Winpcap
Read More

SSH

Selasa, Maret 08, 2011 |

SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti telnet, rsh, dan rlogin, yang jauh lebih aman. Dikembangkan pertamakali oleh OpenBSD project dan kemudian versi rilis p (port) di-manage oleh team porting ke sistem operasi lainnya, termasuk sistem operasi Linux. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Bentuk akses remote yang bisa diperoleh adalah akses pada mode teks maupun mode grafis/X apabila konfigurasinya mengijinkan. scp yang merupakan anggota keluarga ssh adalah aplikasi pengganti rcp yang aman, keluarga lainnya adalah sftp yang dapat digunakan sebagai pengganti ftp.

Dengan SSH, semua percakapan antara server dan klien di-enkripsi. Artinya, apabila percakapan tersebut disadap, penyadap tidak mungkin memahami isinya. Bayangkan seandainya Anda sedang melakukan maintenance server dari jauh, tentunya dengan account yang punya hak khusus, tanpa setahu Anda, account dan password tersebut disadap orang lain, kemudian server Anda diobrak-abrik setelahnya.

Lebih jauh lagi, SSH memungkinkan kita mengamankan koneksi dari pembajakan (Anda sedang terhubung sebagai root ke server, tiba-tiba di tengah jalan ada sabotase, yang tanpa perlu tahu username maupun password Anda bisa langsung melanjutkan sesi Anda yang sedang aktif, dan tentu saja dengan hak sebagai root).

Implementasi SSH yang banyak dipakai saat ini adalah OpenSSH http://www.openssh.org/. Aplikasi ini telah di-port ke berbagai distro Linux. Tinggal diinstall saja tanpa Anda harus compile dari source.

Bila memungkinkan, anda dianjurkan untuk menggunakan protocol versi 2 (dua) dari SSH. Karena SSH2 menyediakan mekanisme enkripsi yang lebih baik sehingga setiap sesi remote login anda lebih terjaga kerahasiannya. 



http://rachmad29.blogspot.com/2008/10/pengertian-ssh-secure-shell-hosting.html
Read More

DATAGRAM

Selasa, Maret 08, 2011 |

Protokol TCP/IP dibuat untuk mengirimkan data melalui ARPANET, yang merupakan sebuah saklar paket network. Sebuah packet adalah sebuah blok data yang didalamnya ada informasi yang harus dikirim atau diterima. Dalam kehidupan sehari hari, ini sama dengan sebuah surat yang dikirim via pos, dimana alamat harus dituliskan diatas amplop. Sebuah saklar paket network, memakai alamat informasi didalam paket itu untuk mengarahkan paket dari satu fisik jaringan komputer ke jaringan lainnya, memindahkan nya sesuai dengan tujuannya. Setiap paket melalui jaringan komputer secara independen, satu paket dan paket lainnya tidak berhubungan.
Datagram adalah format paket yang ditentukan oleh IP. Alamat tujuan merupakan alamat IP 32 bit standar yang mengidentifikasi network tujuan an host tertentu disana. Jika alamat tujuan adalah alamat sebuah host dalam jaringan komputer lokal, paket dikirim secara langsung ke tujuan. Jika alamat tujuan bukanlah host dalam jaringan komputer lokal, maka paket data akan dikirim melalui sebuah gateway. Gateway adalah perangkat keras yang mengarahkan paket data diantara fisik jaringan komputer yang berbeda. Langkah memilih gateway yang mana yang akan dipergunakan disebut membuat ruting. IP membuat ruting sendiri untuk setiap paket data.


Read More

Malicious Code

Selasa, Maret 08, 2011 |

DEFINISI
Malicious Code atau malcodes adalah suatu program, baik itu macro maupun script yang dapat dieksekusi dan dibuat dengan tujuan untuk merusak sistem komputer, jadi tidak salah jika saya katakan kode jahat/perusak. berbeda dengan Bug, bug adalah suatu program yang salah, yang secara tidak sengaja dibuat oleh programmer, tetapi jika bug ini benar-benar mengganggu, tidak ada salahnya juga masuk kategori malicious code. Dahulu digunakan istilah Malware ( malicious software ), tetapi istilah ini terlalui bermakna sempit, sehingga e-mail palsu yang notabene bukan suatu software tidak masuk kategori ini. Oleh karena itu sampai sekarang menggunakan istilah malcode bukan malware.
KLASIFIKASI
1. Virus
Program yang dapat mengcopi dirinya sendiri dan menginfeksi komputer tanpa sepengetahuan dari user. Virus terdiri dari kumpulan kode yang dapat memodifikasi target kode yang sedang berjalan, atau dapat pula memodifikasi struktur internal target kode, sehingga target kode tidak dapat berjalan. Virus kadang menampilkan pesan yang tidak kita sukai, merusak tampilan, merusak data dan sebagainya. Virus masih dapat dikalsifikasikan menjadi Boot Virus (virus yang berada di boot sector, muncul ketika komputer dinyalakan), File virus (virus yang menginfeksi program exe), Multipart virus (menyerang boot sector dan file), dan Macro virus (menyerang dan menginfeksi office document).Contoh virus: Brain, Ohe half, Die hard, XM/Laroux, Win95/CIH
2. Worm
Program pengganggu yang dapat menyebar dan menginfeksi komputer lain tanpa harus mengkopikan induknya pada komputer lain tersebut, artinya mengkopi dirinya sendiri ke hanya memory komputer, bedanya dengan virus tadi adalah virus menginfeksi target code, sedangkan worm tidak, hanya berada di memory. Contoh worm: I-Worm/Happy99(Ska), I-Worm/ExploreZIP, I-Worm/PrettyPark, I-Worm/MyPics
3. Trojan
Trojan atau trojan Horse sengaja dibuat dengan tujuan yang jahat. Trojan tidak dapat memproduksi dirinya sendiri, biasanya dibawa oleh suatu program utility lain. program tersebut mengandung trojan dan trojan itu “bergaya” seolah-olah suatu program tersebut. Trojan ini tidak berbahaya sampai dilakukan eksekusi pada program. tetapi biasanya trojan ini tersembunyi dari aplikasi utama sehingga user secara tidak sengaja akan membuka program yang sebenarnya adalah trojan. Aktivitas dari trojan biasanya menghapus file, mengcapture password, dan sebagainya. Trojan dapat dibedakan menjadi dua yaitu DOS Trojan (berjalan under DOS, mengurangi kecepatan komputer dan menghapus file) dan Windows Trojan (berjalan di Mic. Windows). Contoh Trojan Horse: Win-Trojan/Back Orifice,Win-Trojan/SubSeven, Win-Trojan/Ecokys(Korean)
4. Spyware
Program pengganggu yang dapat membahayakan privasi dari user. Program ini terinstall secara diam-diam pada komputer user dan dapat merekam seluruh aktivitas komputer/semua kegiatan privasi.
5. Hoax
Hoax ini adalah semacam rumors atau berita yang sangat tidak penting dan bahkan berita tidak benar yang tersebar dan disebarkan melalui e-mail, chat, blog dan sebagainya.
6. Joke
Program ini membuat komputer seolah-olah menjadi blank dan terjadi sesuatu seperti terserang virus, tetapi sebenarnya tidak.

http://hendri.staff.uns.ac.id/2009/03/hati-hati-malicious-code/
Read More

Sniffing vs Spoofing

Selasa, Maret 08, 2011 |


Ada 2 istilah dalam sekuriti internet yang sering membingungkan orang. Sniffing, Spoofing.

Sniffing adalah adalah kegiatan menyadap dan/atau menginspeksi paket data menggunakan sniffer software atau hardware di internet. Kegiatan ini sering disebut sebagai serangan sekuriti pasif dengan cara membaca data yang berkeliaran di internet, dan memfilter khusus untuk host tujuan tertentu. Jadi kegiatan ini tidak melakukan apa-apa terhadap data, tidak merubah dan tidak memanipulasi. Cukup menyadap. Ia digunakan untuk mendapatkan informasi seperti password, data-data rahasia dan lainnya. Sering digunakan para analyst networking, baik dari kalangan developer maupun network administrator, untuk melakukan troubleshooting.

Spoofing adalah aksi pemalsuan identitas. IP Spoofing merupakan tehnik yang digunakan bagi penyelundup untuk mengakses sebuah network dengan mengirimkan paket/pesan dari sebuah komputer yang mengindikasikan bahwa paket/pesan tersebut berasal dari host yang terpercaya. Untuk melakukan aksi ini para penyelundup menggunakan tehnik yang bermacam-macam, dan spoofing sendiri merupakan salah satu bagian dari proses penyerangan.

http://hscomps.blogspot.com/2005/12/sniffing-vs-spoofing.html
Read More

trobel koneksi

Selasa, Maret 08, 2011 |

Penyebab Koneksi Lambat

Memahami penyebab melambatnya koneksi pada jaringan komputer sangat diperlukan. Karena dengan memahami penyebabnya, tentu akan mudah menemukan jalan untuk mendapatkan solusinya.
Melambatnya koneksi bisa disebut sebagai congestion yaitu suatu keadaan dimana lalu lintas data terlalu padat sehingga terjadi perlambatan arus. Hal ini bisa kita analogikan dengan sebuah jalan yang sempit namun banyak kendaraan yang harus lewat dalam satu waktu.
Penyebab congestion dalam lalu lintas jaringan adalah sebagai berikut:
  • Terlalu banyak host dalam sebuah broadcast domain. Host artinya alat yang terhubung ke jaringan yang bisa menerima dan mengirimkan informasi dari dan ke alat lainnya dalam jaringan tersebut. Broadcast domain adalah kumpulan dari alat-alat di sebuah segmen jaringan yang (harus) menerima paket broadcast yang dikirim oleh alat-alat yang lain dalam segmen jaringan tersebut.
  • Broadcast storm. Terjadi karena semua alat mengirimkan paket broadcast ke seluruh alat-alat yang lain melalui jaringan. Semakin banyak host maka semakin besar potensi broadcast storm.
  • Multicasting. Jika dalam satu jaringan terdapat banyak komputer dimana setiap komputer mengakses beberapa halaman web bervolume tinggi dalam satu waktu yang sama maka besar kemungkinan akan terjadi congesti
  • Bandwith yang kecil. Jalur yang kecil akan membuat lalu lintas jaringan akan mudah padat jika dilewati oleh banyak data dalam satu periode.
Beberapa hal di atas lah yang menjadikan koneksi anda lambat. Jika terjadi koneksi lambat berarti minimal satu dari beberapa hal di atas telah terjadi. Solusi yang bisa diambil adalah:
  1. Melakukan segmentasi jaringan, karena kita tidak mungkin mengurangi komputer yang harus terkoneksi ke jaringan jadi langkah rasional yang bisa dilakukan adalah membagi beberapa host-host ke dalam beberapa segmen jaringan tersendiri.
  2. Memperbesar bandwith
Read More

membuat-dns-server-di-debian-5-lenny

Jumat, Maret 04, 2011 |




  1. Apakah Itu DNS?
DNS (Domain Name Server) bekerja dengan konsep client server. Sebuah komputer yang menjalankan fungsi server disebut DNS atau name server dan komputer lain yang meminta penterjemahan hostname ke IP Address disebut sebagai client DNS. DNS umumnya diterapkan dengan menggunakan server terpusat yang disebut server DNS atau name server yang memiliki wewenang atau otoritas dalam mengelola beberapa nama domain dan mengacu kepada beberapa domain lainnya yang dikelola server DNS lain.
Ketika komputer client meminta informasi IP Address suatu hostname ke nameserver, biasanya melalui port 53. Kemudian nameserver mencoba menterjemahkan berdasarkan library resolv-nya, apakah hostname merupakan nama domain yang dikelola oleh nameserver dan name server memberikan jawaban berdasarkan cache dari data informasi yang sama yang pernah ditanyakan sebelumnya dan berhasil dijawab.

  1. Instalasi
Software utama untuk membangun sebuah DNS server adalah BIND (Berkeley Internet Name Domain). Software ini menjadi aplikasi default aplikasi DNS dalam semua distribusi Linux. Lakukan proses instalasi bind dengan perintah berikut:

root@server:# apt-get install bind9

  1. Konfigurasi
Beberapa file konfigurasi dan direktori utama DNS server yang harus kita perhatikan adalah:

(a) /etc/networking/interface
(b) /etc/bind/named.conf.local
(c) /etc/bind/forward
(d) /etc/bind/reverse
(e) /etc/resolv.conf

a.    Konfigurasi IP Ethernet
Pertama-tama kita perlu men-setting IP pada ethernet kita supaya memiliki ID terlebih dahulu dan merupakan syarat dasar untuk setting berikutnya.
Untuk setting IP kita dapat memasukkan perintah :
root@server:# nano /etc/network/interface
sehingga settingnya kira-kira menjadi seperti ini

# The primary network interface

auto eth0
iface eth0 inet static
        address 172.16.16.1
        netmask 255.255.255.128
        network 172.16.16.0
        broadcast 172.16.16.127
        gateway 172.16.16.126
        # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
        dns-nameservers 172.16.16.1
        dns-search bloganakkomputer.com

auto eth1
iface eth1 inet static
        address 192.168.1.1
        netmask 255.255.255.192
        network 192.168.1.0
        broadcast 192.168.1.63
Ingat, setting IP dan lain-lain harus di sesuaikan dengan jaringan yang akan diterapkan.

b.    Konfigurasi Zone (Domain)
Konfigurasi zone atau domain terdiri dari dua mekanisme yang berbeda yaitu forward dan reverse. Konfigurasi forward memetakkan
IP Address => hostname
dan file reverse memetakkan
hostname => IP Address.
Dalam tutorial ini zone atau domain yang akan kita kelola bernama bloganakkomputer.com.
Untuk mendaftarkan file zone tersebut, lakukan editing pada file /etc/bind/named.conf.local dengan cara :
root@server:# nano /etc/bind/named.conf.local

Tambahkan rangkaian konfigurasi berikut untuk mendaftarkan domain yang kita kelola.
                   
zone "bloganakkomputer.com" {
      type master;
      file "/etc/bind/forward";
};

zone "16.16.172.in-addr.arpa" {
      type master;
      file "/etc/bind/reverse";
};

c.    Konfigurasi file forward
Buat dahulu sebuah file yang bernama forward di direktori /etc/bind/.
Lakukan dengan perintah berikut
root@server:# nano/etc/bind/forward

Sesuaikan isi dari file tersebut dengan identitas hostname pada zone yang akan kita kelola, seperti terlihat pada file berikut:

; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL    604800
@       IN      SOA     bloganakkomputer.com. root. (
                              2         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      bloganakkomputer.com.
@       IN      A       172.16.16.1
www     IN      CNAME   @
mail    IN      CNAME   @

d.   Konfigurasi file reverse
Selain file forward kita pun harus menyiapkan sebuah file yang bernama reverse di direktori /etc/bind/. Lakukan dengan perintah berikut:
root@server:# nano /etc/bind/reverse
Isi dari file tersebut seperti berikut, sesuaikan data pada file reverse tersebut dengan data yang tercatat di file forward sebelumnya.

; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL    604800
@       IN      SOA     bloganakkomputer.com. root. (
                              2         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      bloganakkomputer.com.
1       IN      PTR     @

e.    Konfigurasi file resolv
Juga, jangan lupa untuk menyesuaikan resolv.conf dengan name server yang telah kita buat.
Masuk dan edit file resolv.conf dengan cara :
root@server:# nano /etc/resolv.conf
Dan sesuaikan sehingga menjadi :
search bloganakkomputer.com
domain bloganakkomputer.com
nameserver 172.16.16.1
f.     Restart
Setelah selesai pengeditan file, lakukan re-start pada file tersebut supaya running dengan setting seperti yang kita harapkan.
Restart networking dengan cara :
   root@server:# etc/init.d/networking restart
Restart bind dengan cara :
   root@server:# etc/init.d/bind9 restart


  1. Pengujian
1.      Pada komputer server/terminal utama, kita dapat men-cek kinerja DNS server yang telah kita buat dengan cara
root@server:# nslookup bloganakkomputer.com
Server:         172.16.16.1
Address:        172.16.16.1#53

Name:   bloganakkomputer.com
Address: 172.16.16.1

Pengujian dengan nslookup

2.      Pada komputer client, setting IP pada range seperti server dan dapat kita ping NS (name server) tersebut dengan cara, masuk ke comand prompt windows dan ping :
ping bloganakkomputer.com
Pengujian dari client
  1. Penutup
Sekian tutorial yang sederhana dari saya.
Terima kasih atas perhatiannya, dan saya mohon maaf jika masih banyak kesalahan sebab saya pun masih banyak belajar.
Jika ada pertanyaan maupun kritik dan saran dapat kirim email ke david.drcompgigabyte@gmail.com
Untuk tutorial yang lain akan segera menyusul dan dapat anda buka di http://bloganakkomputer.blogspot.com

D4V1D
Read More

Membangun Mail Server Berbasis Debian 5 (Lenny)

Rabu, Maret 02, 2011 |

 E-mail merupakan aplikasi internet yang banyak digunakan saat ini untuk komunikasi dua arah. Selain karena kemudahan dalam penggunaannya juga karen kemurahan teknologi yang ditawarkan oleh email ini. E-mail singkatan dari electronic mail juga dapat dianalogikan dengan pengiriman surat yang umum digunakan saat ini melalui kantor pos, atau melalui jasa pengirim surat atau barang. Pengiriman email dilakukan melalui perangakat elektronik seperti HP/PDA.
Proses pengiriman/penerimaan e-mail melibatkan protokol Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) dan Post Office Protocol verson 3 (POP3). Protokol SMTP bertugas untuk mempros-es pengiriman mail (Outgoing mail) dan PHP3 bertugas untuk memproses penerimaan mail (Incoming mail).
Jika user atau pemilik e-mail tidak sedang aktif/off-line untuk mengakses e-mail, maka e-mail yang tertuju kepadanya akan ditampung sementara oleh server e-mail sampai pemilik email tersebut mengaksesnya. Hal ini bisa terjadi karena adanya protokol POP3.
Untuk instalasi kali ini saya asumsikan bahwa DNS server sudah terinstall dengan baik, dan jika ingin melihat konfigurasi DNS server sebelumnya dapat dilihat disini.
Langkah-Langkah membuat mail server seperti berikut.
>  Instalasi
Postfix adalah aplikasi yang akan kita installkan untuk membangung sebuah mail server. Untuk melengkapi mail server kita harus menginstallkan software lain yaitu php5, courier-pop, courier-imap, dan Squirrelmail.
a.       Perintahnya
D4V1D:~# apt-get install postfix courier-imap courier-pop php5 squirrelmail
b.      Maka akan keluar pilihan Configuring courier-base
Pilih No
c.       Lalu keluar Postfix Configuration, pilih Local Only (sebab kita hanya akan menginstall mail server dalam skala local sebagai uji coba dahulu).
d.      Untuk system mail name masukkan bebas, dan saya pilih mail.bloganakkomputer.com
>  Konfigurasi
a.       Konfigurasi postfix pada file main.cf
D4V1D:~# nano /etc/postfix/main.cf
Tambahkan tanda # pada bagian mydestination dan mailbox_command.
Tambahkan pada baris terakhir
home_mailbox = Maildir/
Sehingga akan menjadi seperti gambar berikut.
b.      Kemudian masuk direktori skel dan buat direktori Maildir
D4V1D:~# cd /etc/skel/
D4V1D:/etc/skel# maildirmake Maildir 
c.       Konfigurasi squirrelmail
Buat konfigurasi untuk squirrelmail.
D4V1D:~# squirrelmail-configure
Kemudian akan muncul
Masukkan command
Command >> d
Lalu ketik courier
Command >> courier
Lalu akan keluar konfigurasi
imap_server_type = courier
default_folder_prefix = INBOX.
trash_folder = Trash
sent_folder = Sent
draft_folder = Drafts
show_prefix_option = false
default_sub_of_inbox = false
show_contain_subfolders_option = false
optional_delimiter = .
delete_folder = true
Press any key to continue...
Tekan enter
Save data
Command >> s
Lalu Quit
Command >> q
d.      Buat Virtualhost squirrelmail dengan cara edit /etc/apache2/apache2.conf
D4V1D:~# nano /etc/apache2/apache2.conf
Pada baris terakhir tambahkan,
Include /etc/squirrelmail/apache.conf
Sehingga menjadi 
e.       Restart Apache
D4V1D:~# /etc/init.d/apache2 restart
>  Pengujian
A.    Dari computer server
D4V1D:~# lynx bloganakkomputer/squirrelmail
Sehingga akan keluar
Untuk uji coba apakah mail server sudah dapat berjalan dengan benar, kita perlu login, maka kita akan membuat user dahulu dari server dengan perintah
D4V1D:~# adduser angela
Adding user `angela' ...
Adding new group `angela' (1003) ...
Adding new user `angela' (1003) with group `angela' ...
Creating home directory `/home/angela' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully
Changing the user information for angela
Enter the new value, or press ENTER for the default
        Full Name []:
        Room Number []:
        Work Phone []:
        Home Phone []:
        Other []:
Is the information correct? [Y/n] y
Untuk melakukan test konfigurasi mail server pada local mesin (server) ikuti langkah-langkah
di bawah ini :
·         Masuk ke localmesin D4V1D:~# telnet localhost 25
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 bloganakkomputer.com ESMTP Postfix (Debian/GNU)
·         kemudian ketikan perintah di bawah ini
Anda : ehlo virtual.test
250-bloganakkomputer.com
250-PIPELINING
250-SIZE 10240000
250-VRFY
250-ETRN
250-STARTTLS
250-ENHANCEDSTATUSCODES
250-8BITMIME
250 DSN
Anda:mail from:angela@bloganakkomputer.com
Server: 250 2.1.0 Ok
Anda: rcpt to:david@bloganakkomputer.com
Server:250 2.1.5 Ok
Anda: data
Server:354 End data with .
Anda: Subject:mencoba kirim email
Hai,...
Namaku Angela
. (tanda titik)
Server: 250 2.0.0 Ok: queued as 17B2F503BA
Anda: quit
Server: 221 2.0.0 Bye
Screenshoot Langkah Telnet
Langkah di atas merupakan langkah untuk mengirim email ke david@bloganakkomputer.comyang merupakan user default (saat instalasi) dengan user angela@bloganakkomputer.comyang merupakan user kedua dengan program telnet.
Apakah email di atas telah terkirim ke user david? Mari kita cek dari computer client.
B.     Dari computer client
Dari computer client dengan browser, buka http://bloganakkomputer.com/squirrelmail
Masukkan username dan passwordnya, enter.
Buka Inbox dan cek Inbox.
Coba kita buka.
Lalu coba balas, dengan memilih reply.
Kemudian logout dan login dengan user angela.
Cek Inboxnya, bila sudah terkirim, maka mail server yang kita bangun telah berhasil.
Sampai langkah ini, bila proses mengirim (baik dari telnet maupun dari browser internet client) dan menerima telah berhasil, maka dapat kita pastikan mail server telah dapat berjalan lancar.
Namun sebenarnya ada yang masih kurang dengan alamat domainnya. Kita harus memasukkan alamat http://bloganakkomputer.com/squirrelmailuntuk dapat mengaksesnya. Bagaimana caranya, supaya untuk dapat mengaksesnya dengan alamat http://mail.bloganakkomputer.com/?
Akan saya bahas di bagian berikutnya pada bagian Virtual Host.
Sekian.
D4V1D
sumber http://www.hi-techmall.org/workshop/node/9061
Read More