ex.kasus

Kamis, Mei 03, 2012 |

untuk membangun sebuah web server, kapasitas partisi
/root
/var
/usr
/home
yang ideal dari hDD 300gb dan ram 4gb dan jelas kan !!!

menurut saya ,,,
/root = 100gb
/var = 100gb
/usr = 50gb
/home = 50gb

pada root dan var banyak menggunakan kapasitas hardisk dikarenakan terdapat aplikasi2 pendukung sendang kan pada /usr dan /home tidak terlalu karena hanya mencatat user dah home support dari user .. dan 50gb juga menurut saya sudah terlalu banyak =D
Read More

swap /root /var /usr /home

Kamis, Mei 03, 2012 |

Dalam proses installasi Linux partisi yang umum digunakan adalah EXT3 dan satu macam partisi SWAP. Partisi dengan filesystem SWAP ini bekerja sebagai cadangan apabila RAM yang digunakan penuh. Apabila seorang direktur adalah processor, maka RAM-nya adalah meja kerjanya, dan ruangan kerjanya adalah inti dari sistem operasi.

/root
Adalah direktori home untuk super user atau user root (user khusus dengan priviledges
hampir tak terbatas).
Isi direktori /root
.aptitude    .bash_history
.bashrc        .dbus
.debtags    .gconf
.gconfd        .gnome2
.gnome2_private    .java
.profile    .pulse
.pulse-cookie    .synaptic
.wapi

/var
Adalah direkori yang berisi file – file log, mailbox dan data – data aplikasi.
Isi direktori /var
backups  cache  crash  games  lib  local  lock  log  mail  opt  run  spool  tmp  www

/usr
Adalah direktori yang berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi
user.
Isi direktori /usr
bin  games  i486-linux-gnu  include  lib  local  m68hc11  sbin  share  src


/home
Adalah direktori yang berisi direktori – direktori yang merupakan direktori home untuk
user biasa dan aplikasi tertentu.
Contoh Isi direktori /home  :
Biasanya sih directory user nya.

copas 4m : http://www.night-walker.org/direktori-direktori-di-bawah-root-di-linux.nw

Read More

PERBEDAAN FAT, FAT32, NTFS, EXT2, EXT3, DAN EXT4

Kamis, Mei 03, 2012 |

Sistem Operasi Microsoft Windows sampai saat ini mempunyai tiga file system:
1. FAT 16 (File Allocation Table 16)
Sebenarnya sebelum FAT16, telebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT12, tapi karena banyak kekurangan makanya muncul FAT16, FAT16 sendiri sudah dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan, sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar. selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi
2. FAT 32 (File Allocation Table 32)
FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.
3. NTFS (New Technology File System)
NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik, kompresi file, cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.
Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdeteksi apabila anda melakukan startup-boot menggunakan floopy. Untuk itu sangat disa-rankan kepada anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah.
Sedangkan GNU/Linux mempunyai beberapa file system:
1. Ext 2 (2rd Extented)
EXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file.
EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.
2. Ext 3 (3rd Extended)
EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
a.Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.
Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi “unclean shutdown” tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
b.Integritas data
EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
c.Kecepatan
Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
d.Mudah dilakukan migrasi
Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.
3. Ext 4 (4rd Extended)
Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.
Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.
Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast fsck,Journal checksumming,Defragmentation support.

copas 4m : http://wildanfaizzani.wordpress.com/2011/03/18/perbedaan-fat-fat32-ntfs-ext2-ext3-dan-ext4/
Read More

25 langkah instal ubuntu server

Kamis, Mei 03, 2012 |

1.  wes pertama-tama so pasti .. masukin CD masternya dulu ... klo g punya bisa download aja nieh d situs resminya TKP gan !!! nah lalu tunggu tuh sampe muncul kaya yang d bawah nieh boz .. pilih install ubuntu server dan selanjudnya pilih bahasa yang ente mengerti ... (ane sih english biar kerenan dikit =D) owh iya bahasa ini di gunakan pada saat menginstal ubuntu.
Cara Menginstall / Instalasi Ubuntu Server
1
2.  lalu selanjudnya bakal muncul lagi noh kaya tampilan kaya di bawah ini. truz pilih lagi install ubuntu ser
1
3.  nah nanti bakal muncul lagi noh pilihan bahasa. tapi yang kali ini bahasa default OS kita nanti.
1
4.  pilih lokasi negara yang anda ingin kan =D kalo mau indo ?? pilih other
1
5.  lalu pilih benua nya ... benua ASIA
1
6.  selanjutnya cari indonesia .. jamin tuh ada .. kalo g ada .. berati ente salah =D
1
7.  lalu nanti muncul pilihan untuk mendeteksi keyboard .. anda bisa lewat kan saja =d
1
8.  nah ke8 ini kita memilih susunan keyboard.. ingat .. pilih USA kalo engga hati2 tuh ketikan ente ngaco gan. =D
1
1
9.  Masukkan nama “hostname” yang ente dikehendaki, lalu pilih ‘continue'.
1
10.  Sistem akan mendeteksi zona waktu wilayah Anda. Pilih "Yes" untuk melanjutkan proses instalasi ubuntu Server atau pilih "no" untuk pengaturan zona waktu wilayah Anda
1
11. nah kali ini ane pilih cara gampang aje dah  "Guided - use entire disk"  yaitu memilih semua kapasitas harddisk
1
12.  lalu muncul konfirmasi untuk melakukan penghapusan isi hardisk lalu ikutin aja nieh kaya gambar di bawah.
1
1
13.  Ketikkan nama lengkap dari user Ubuntu Server lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
1
14.  Ketikkan username akun Ubuntu Server anda ... ingat jangan sampai  lupa .. kalo lupa instal ulang lagi. =D
1
15.  Ketikkan password dan ini juga jgn sampai lupa .. karna username sama password di atas di gunakan untuk logi ke ubuntu kita.
1
16.  Verifikasi password muncul ... untuk memastikan kalo ente masih ingat yang barusan dimasukkan ato ga salah... yang berati benar =D
1
17.  Jika Anda ingin sistem mengenkripsi data pada direktori home saat Anda login silahkan pilih ‘Yes’ atau jika tidak silahkan pilih ‘No
1
18.  Jika Anda memerlukan alamat ‘proxy’ untuk mengakses internet silahkan Anda masukkan alamat ‘proxy’ tersebut tetapi Anda bisa mengosongkannya jika Anda tidak memerlukan ‘proxy’,
1
19.  Sistem sedang melanjutkan proses pengaturan APT (Advanced Packaging Tool).
1
20.  Pilih “No automatic updates” jika Anda tidak akan memperbaharui sistem Ubuntu Server.
1
21.  Pilih software yang akan dipasang pada sistem Ubuntu Server Anda (bisa diinstall kemudian hari, kosongkan saja).
1
22.  Pilih ‘Yes’ untuk melanjutkan proses pemasangan ‘GRUB boot loader’ ke ‘master boot record’. GRUB berfungsi untuk memperbolehkan ‘user’ memilih sistem operasi mana yang akan dijalankan (jika terdapat lebih dari satu sistem operasi).
1
23.  Instalasi Ubuntu Server telah selesai dan sistem akan dinyalakan ulang. Silahkan Anda pilih ‘continue’.
1
24.  taraaaaaaa ubuntu kita selesai d instal ...
1
25.  nah dan terakhir uji ingatan ... masukan username dan password tadi ,,, kalo lupa selamat mengulang step by step ... =D
1
Read More