bukannya so sehat .. ane juga suka air es .. =D sebgai share aja .. kopasssss ... cekidot !!
HIMPALAUNAS.COM, JAKARTA - Es batu adalah air yang dibekukan, nikmatnya es batu apabila dicampur dengan mnuman agar menjadi dingin dan segar diminum saat panasnya terik matahari. Namun, siapa sangka apabila es batu dibuat dalam dengan menggunakan air mentah????
Bagi sebagian orang, minuman dingin seperti es teh hampir tidak bisa ditinggalkan. Terlebih saat siang hari yang panas, atau selesai makan siang. Es teh menjadi salah satu minuman penyegar yang cocok bagi kebanyakan orang. Selain harganya yang relatif murah, es teh sangat mudah didapat, di warung makan, restoran, warteg, bahkan rumah makan berkelas.
Tapi sadarkah Anda, ada bahaya dibalik minuman es teh, dan ini bukan hal yang dilebih-lebihkan. Bahaya ini terletak pada es batu yang menjadi campuran teh. Kenapa dengan es batu?? Nah, ini yang menjadi pokok permasalahan.
Sebuah penelitian yang dilakukan Fakultas Teknologi Pangan IPB menunjukkan, es balok yang diambil di sekitar kampus IPB Darmaga, Bogor, 10% di antaranya mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli).
E. coli adalah bakteri yang hidup di dalam usus manusia. Keberadaannya di luar tubuh manusia menjadi indikator sanitasi makanan dan minuman, apakah pernah tercemar oleh kotoran manusia atau tidak. Keberadaan E. coli dalam air atau makanan juga dianggap memiliki korelasi tinggi dengan ditemukannya bibit penyakit (patogen) pada pangan.
Bakteri lain yang juga teridentifikasi pada saat pengujian adalah Enterobacter sp, Enterobacter cloacea, Pseudomonas sp, Citrobacter dan Klebsiella. Namun, dari semua bakteri tersebut, keberadaan bakteri E.coli yang patut diwaspadai.
Kita hendaknya juga memerhatikan mata rantai es balok dari produsen hingga ke konsumen. Umumnya, es balok dibawa tanpa kemasan yang baik, hanya menggunakan karung goni atau malah tidak dikemas sama sekali. Sangat mungkin selama melalui mata rantai dari produsen ke konsumen, es itu tercemar bakteri E. coli.
Amati pula, banyak restoran atau pedagang minuman menyimpan es baloknya di depot kayu atau seng di pinggir jalan. Kebersihannya tentu tak terjamin.
Untuk amannya, sebaiknya pastikan dulu asal es yang akan dikonsumsi. Bila berasal dari air yang layak dikonsumsi dan penyimpanannya terjaga, berarti es tersebut aman. Jika tidak yakin, pilih saja minuman dalam kemasan yang telah didinginkan tanpa perlu dicampur dengan es batu. (berbagai sumber/Pujianto/hen)
from : http://www.himpalaunas.com/artikel/etalase/2012/05/26/waspadai-segarnya-es-batu
0 bacot :
Posting Komentar